Sikap profesional merupakan salah satu kunci meraih kesuksesan dalam pekerjaan suatu profesi. Untuk mencapai sikap profesional yang kokoh diperlukan pemahaman lebih dalam mengenai apa itu profesional dan bagaimana mengembangkan sikap profesional. Dalam blog ini akan dibahas tentang konsep profesional dan bagaimana mengembangkannya yang dikhususkan pada profesi guru untuk meraih kesuksesan.
Sikap Profesional Guru
Sikap
profesional guru mencakup berbagai aspek perilaku dan etika yang diperlukan
dalam dunia kerja. Hal ini mencakup elemen-elemen seperti integritas, tanggung
jawab, komunikasi yang baik, dan kerjasama. Sikap Profesional Guru adalah suatu
kepribadian atau respon yang menggambarkan kecenderungan untuk bereaksi sebagai
seorang guru yang memiliki kompetensi yang dipersyaratkan untuk melakukan tugas
pendidikan dan pengajaran yang ahli dalam menyampaikannya
Berikut
hal-hal yang tercakup dalam sikap profesional guru:
1. Integritas
dan etika
Guru
harus menjadi contoh yang baik bagi peserta didik, mematuhi kode etik
profesinya, dan menunjukkan moralitas dalam setiap keputusan dan tindakan yang
diambilnya. Sebagai pendidik, tingkah laku guru, ucapannya, sikap, gaya bicara
akan menjadi contoh bagi peserta didiknya (Ali Nurhadi, 2016).
2. Keterampilan
komunikasi
Guru
harus mampu berkomunikasi dengan peserta didik, rekan guru, orang tua peserta
didik, dan pihak lain dengan baik. Ini mencakup kemampuan mendengarkan yang
baik, berbicara dengan jelas, dan berkomunikasi yang baik dalam berbagai
situasi. Hal ini sebagaimana yang termuat dalam kompetensi sosial guru. Kompetensi
sosial adalah kemampuan guru untuk berkomunikasi dan berinteraksi secara
efektif dan efisien dengan peserta didik, sesama pendidik dan tenaga
kependidikan, orang tua atau wali peserta didik dan masyarakat sekitar
3. Peningkatan
diri terus-menerus
Guru
yang profesional selalu berusaha untuk meningkatkan diri mereka sendiri.
Sasarannya mencakup pengembangan keterampilan pedagogis, pemahaman tentang
perkembangan kurikulum dan teknologi pendidikan, serta upaya secara
berkelanjutan untuk belajar dari pengalaman dan pengembangan profesional. Untuk
itu Tustiyana, dkk (2020) menyatakan ke depan guru harus memiliki kehidupan
yang layak sehingga mampu mengembangkan keterampilan secara berkesinambungan.
Pengembangan
sikap profesional guru
Sikap
profesional guru harus senantiasa dikembangkan. Hal-hal yang dapat dilakukan
untuk pengembangan sikap profesional guru adalah sebagai berikut.
1.
Pelatihan dan pengembangan
Guru
perlu memiliki akses ke pelatihan dan pengembangan profesional yang relevan
dengan bidang mereka. Dukungan dari sekolah, distrik, atau pemerintah adalah
kunci dalam membantu guru meningkatkan keterampilan mereka dan tetap terhubung
dengan perkembangan terbaru dalam pendidikan. Berbagai program pengembangan
kompetensi guru juga terus dilaksanakan pemerintah melalui diklat dan pelatihan
baik yang dilaksanakan oleh LPMP (Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan) maupun
P4TK (Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Pendidikan)
dengan pola yang selalu dikembangkan (Ali Nurhadi, 2016).
2.
Kolaborasi dan Dukungan Rekan Guru
Kolaborasi
antar guru dapat membantu dalam pengembangan sikap profesional. Pertukaran
pengalaman, ide, dan praktik terbaik dengan rekan guru dapat memperkaya
kualitas pengajaran dan pembelajaran. Dukungan sosial dari rekan guru juga
membantu mengatasi stres dan tantangan dalam profesi ini.
3.
Evaluasi Diri dan Umpan Balik
Guru harus memiliki sikap yang terbuka terhadap evaluasi diri dan umpan balik dari siswa, rekan guru, dan pemimpin sekolah. Dengan cara ini, mereka dapat terus memperbaiki kinerja mereka dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan.
DAFTAR PUSTAKA
Dr. Ali Nurhadi, S. M. (2016). Profesi
Keguruan: Menuju Pembentukan Guru Profesional. Kuningan: Goresan Pena.
Mega
Elvianasti, M. (2020). MODUL PROFESI PENDIDIKAN.
Syarifan
Nurjan, M. (2015). PROFESI KEGURUAN: Konsep dan Aplikasi. Yogyakarta:
PENERBIT SAMUDRA BIRU.
Tustiyana
Windiyani, M. D. (2020). PROFESI KEPENDIDIKAN: Kajian Konsep, Aturan dan
Fakta Keguruan. Bogor: Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Universitas Pakuan.
Komentar
Posting Komentar